Uncategorized

KAMI MEMANG TKI

image
Ini bukan tentang sebuah jabatan atau derajat
Tapi tentang rasa syukur yang bisa kita kagumi kepada mereka yang mampu menikmati hari-harinya di negri orang.
Bukan tentang duit atau gajih besar, tapi tentang keberanian mereka yang mau jauh dari keluarga.

Hai kalian..,
Tidak seharusnya kalian memojokan dia atau mereka yang bekerja menjadi TKI.
karena mereka juga manusia yang punya hati dan perasa’an.
Punya hati yang tau rasa sakit juga kecewa.
Punya perasa’an yang mengerti apa itu rindu.

Lalu dimana “kata” yang membuat mereka rendah?
Karena mereka itu TKI??
Emang kenapa dengan pekerja’an itu?
Begitu buruk kah?
hingga harus dipandang sebelah mata.
Begitu hina kah??
Hingga harus selalu menjadi omongan.
Bukan kah yang terpenting mereka tidak merepotkan juga tak meminta kepada kalian.

Kalo menjadi TKI itu rendah.
Lalu agaimana dengan pekerja’an seorang PELACUR dan PEREMPUAN SIMPANAN?
Apakah pekerja’an itu lebih baik, padahal ianya menyusahkan banyak orang.
Bukankan Tuhan tidak pernah melarang Hambanya untuk bekerja, selama itu masih dalam batas wajar (Halal).
Kita lho orang Indonesia, yang mayoritas beragama ISLAM.
Tapi kelakuan dan cara berfikir kita ko tidak menunjukan yah.
Hmmm sungguh miris…

Pernah tidak kalian berfikir akan perasa’an mereka sebelum berkomentar?
TIDAK..,
Iyah, sudah tau ko.
Tanpa di jelaskan juga sudah tau.
DANGKAL..,
sepertinya itu kata yang pantas untuk siapapun mereka yang cuma bisa berkomentar, tapi tidak mau tau akan perasa’an orang lain.

Jangan mengaku pintar, kalo untuk menghargai orang lain Saja belum bisa.
karena pintar itu bukan cuma tentang siapa yang sering menjadi juara saja, tapi juga dia yang bisa menjaga sikap.
Jangan merasa sudah kaya, kalo tidak mampu menghormati pekerja’an sesama.
Karena kaya itu bukan tentang seberapa banyak uang tabungan dan setinggi apa jabatanmu. Tapi orang kaya yang sebenar adalah dia yang bisa berperilaku bijak kepada siapapun dan dimanapun.
Saya hanya mewakili sebagian dari teman-teman TKI yang merasa KECEWA dengan mereka yang menilai rendah pekerja’an kami. Yang kadang tidak di hargai perjuangan dan pengorbananya.

“Kami memang TKI yang sering dipandang sebelah mata.
tapi kami punya harga diri, yang tidak mau meminta.
Kami memang TKI yang selalu direndahkan.
Tapi kami bukan pemalas yang selalu merepotkan”


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s