Ceritaku, puisi

Tentangmu

Sering ku berharap namaku menjadi bagian dari apa yang kau tulis.
Menjadi setengah dari apa yang kau fikirkan.
Tapi aku sadar, semua itu hanyalah mimpi buatku.

Mimpi yang takan pernah menjadi nyata, meski aku mengejarmu hingga langit ketujuh.
Andai aku bisa menghapus namamu dalam hatiku, sudah pasti akan aku lakukan sekarang juga.
Iyah sekarang! Tidak akan tunggu esok.

Tapi sayangnya aku tak bisa, sungguh aku tak mampu.
Karena setiap aku mencoba, bayangmu datang meminta untuk aku merinduimu.
Semakin aku berlari, hatiku semakin keras memanggil indah namamu.

Mungkin kau memang bukanlah tercipta untukku, tapi hatiku ini telah benar-benar memilihmu.
Dan tolong jangan pernah tanya kenapa!
karena aku juga tidak tau.
Cuma yang pasti, aku masih mencintaimu.
Kemarin, dan juga hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s