Ceritaku

Cermin

Terlalu sering aku menjaga perasa’an orang lain, hingga tak sadar hatiku sendirilah yang tersakiti.

Begitu banyak sandiwara yang kulihat tanpa bisa aku mainkan peranan.
Seperti hello kitty yang lucu dan imut tapi tak selalunya baik.

Apakah semua hanya mainan dunia yang setiap waktu berakhir menyakiti?
Tapi kenapa harus begitu?
Iya mungkin emang adanya.
Tapi aku tidak mau.
Kenapa?
Karena aku tidak mau menyakiti dan tersakiti.
Itu kamu.
Lalu apa dengan mereka?
Berbeda.
Apa sama seperti kamu?

Daun menari dalam gelap malam, mendayuh indah mengalun syahdu. Meliak-liuk Bagai gitar spanyol yang indah gerakanya.

Kenapa diam?
Karena aku merasa.
Baguslah
Tapi..,
Tiada tapi, karena semua memang sama.
Butuh tapi tak mau mengerti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s