Uncategorized

Ini memang salahku

 

Mamah, banyak sekali yang ingin ku ceritakan padamu tentang kehidupanku ditanah rantau ini.
Kisah-kasih yang mengundang tawa dan luka, bahkan juga air mata.

Namun aku lebih tak berdaya melihat kesedihan dimatamu, jika aku kembali.
Bahkan untuk  merasakan kekecewaan dihatimu pun aku tak sanggup.

Aku rapuh, iyah! sekarang aku rapuh Mah.
Aku kalah, pada perasaan ini.
Maafkan aku Mah, yang sudah mengkhianatimu.

Aku tau ini karmaku, menderita pun aku terima.
Karena aku memang pantas untuk mendapatkanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s