Uncategorized

Entah lah…

​Setelah luka itu, kini aku berubah.

Lebih diam dan tidak banyak bicara.

Murung, entah memikirkan apa.

Seperti aku punya dunia sendiri, namun aku tidak mengenalnya.


Kamu tau nggak, beberapa bulan ini aku sudah selalu berusaha melupakanmu, namun gagal.

Yang ada aku malah merindukanmu, lalu menangis dalam tungkupan bantal.

Itulah rutinitas malamku sebelum melelapkan mata.


Kamu tidak usah tanya bagaimana rasanya Itu? Karena kamu tidak akan pernah tau.

Aku memang bodoh, Aku memang bego.

Aku merasa tidak berguna…


Padahal sebenarnya mungkin mudah, Cuma Imanku saja yang terlalu lemah.

Atau mungkin ini adalah mainan hati, yang hanya ingin membuatku intropeksi diri.


Entah lah, yang jelas aku lelah.

Aku hanya ingin istirahat

Tanpa memikirkan apapun masalah dunia

Aku ingin tidur tenang

Menikmati mimpi dalam belaian Tuhan.

_Itu saja_


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s