beyourself, cerita motivasi, inspirasi, inspirations, tentang motimasi

Bersikap berani itu harus. Sebab rasa takut itu hanya akan membuatmu lemah.  

Pagi-pagi dapet sms dari adik angkat yang nyebelin itu membahagiakan banget koh ya. Apalagi kalau smsnya itu seperti tugasan yang tidak lain “pengingat” haha dah berasa dapet sarapan dah pokoknya. Kenyang sebelum mencium baunya hmmm

“Kak, kakak ko setia banget si sama mantan. Beruntung banget lah pokoknya dia yang menjadi mantan kakak.”

“Bukanya setia. Kakak cuma belum menemukan orang yang lebih baik darinya. Paling tidak pun iya yang mempunyai sifat/sikap sepertinya lah”

“Lho bukanya dulu dia yang ngecewain kakak? “

“Kalau dilihat dari mata kasat emang itu benar. Tapi jika dari mata hati, jawabnya tidak”

“Wah… Sepertinya cerita seru ini. Kali aja dapet inspirasi, biar nggak takut lagi sama Do’i :D”

“Owh jadi kamu pagi2 sms kakak mau berdramatis sekalian mau minta nasihat lah ini.”

“Haha kakak emang paling pintar deh :*”

Well, Adiku. Siapalah si ya yang tidak mau move on dari seorang mantan. Apalagi kalau Mantan kita itu udah bahagia dengan orang lain. Yaudah mari sejenak kita mengenang 😂 Sebab jika untuk melupakan yang namanya mantan sudah pasti jawabanya “tidak mungkin” karena kakak tau Adik pun tau jawabanya itu apa. Tapi ya sudahlah ya, itu kan cerita lama jadi mari kita langsung aja ke point yang beberapa “waktu” ini sudah buat Adik ikut-ikutan galau seperti kakakmu ini.

Bicara masalah takut, pasti tidak lain berhubungan dengan berani. Lagipun siapa si yang tidak mau jadi berani melakukan apapun tanpa rasa takut. Jawabnya pasti semua orang dong ya. Bahkan juga untuk diriku sendiri. Seseorang yang memang bisa memberikan senyum pada siapapun tapi akan mengkerut setiap berhadapan dengan cowok yang disuka. Takut jika nanti salah ngomong dia akan berfikir negative. Takut jika nanti bertingkah “bodoh” dia akan lari hmmm susah yeh. Memang. Tapi ah bomat ajalah. Toh sebenarnya bukan cuma kamu ko yang berasa seperti itu. Malah dia (sicowok) pun aku yakin sama. Memikirkan hal seperti apa yang kamu takutkan.

Dalam beberapa orang mungkin mereka akan memilih bersikap “kalem/pintar” untuk menjaga image. Tapi ada juga yang memilih bersikap “biasa dan apa adanya” jujur. Iya memang untuk mereka yang biasa bersikap cuek atau memang mempunyai sifat selfies atau keras kepala mudah ya. Tapi coba kalau kita itu adalah tipe yang baperan. Fuhhh… Jangan coba pilih cara “kalem/pintar” deh, kalau kamu nggak mau jadi terlihat bodoh. kamu cukup jadi diri kamu aja dan bersikaplah apa adanya seperti biasa. Itu akan membuatmu lebih nyaman. Malah kadang sifat ini juga bisa membuat kamu melunturkan sifat takutnya juga lho. Bukankah itu berarti nilai ples buat kamu, Karena sudah membantunya untuk menjadi diri sendiri. Jadi ngapain coba Adik masih bengong disini (ngadepin layar baca blogg kakak). Buruan pilihlah pilihan sikapmu.  Mau melawan rasa takut dengan bersikap biasa? Ataukah menikmatinya dengan menjadi orang lain? 

Pilihlah yang menurut Adik itu memang baik ya. Sebab setiap pilihan itu juga ada sisi baik dan buruknya ko. Tinggal bagaimana nanti Adik mengelola setiap halnya saja. Apapun.., good luck ya Adik yang paling nyebelin 😚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s