Ceritaku, dairy, family, Insafidiri, kesadaranku, malamini, pengingatpadailahi

Kemelut Hati Dari Yang Esa

Kenapa susah sekali meyakinkan hati ini bahwa semuanya akan baik-baik saja? Kenapa aku tak bisa mengontrol diri untuk tak termakan perasaan ini? Kenapa pikiran-pikiran “kejam” itu selalu menyapa sedarku?

Bagaimana aku menjawab segala kemelut yang ada? Bagaimana caranya aku bisa bertenang? Dan bagaimana aku mampu menjalani hidup jika itu memang benar?

Tuhan, aku tak pernah menginginkan banyak barang. Karena aku hanya ingin bahagia. Melihat keluarga tersenyum, Menyapa teman tanpa rasa kaku. Melawan perasaan dengan sebiasa mungkin.

Aku takut dengan segala kemungkinan-kemungkinanmu Tuhan. Aku belum cukup puas merasakan kebersamaan. Aku belum rela untuk kehilangan.

Aku mohon Tuhan, sebagaimanapun takdir yang Kau suratkan. Beri aku kekuatan untuk menjalani. Tanamkan pikiran positive selalu pada percayaku. Agar setan dunia mampu kulawan dengan kehendakmu.

Untuk yang Kesekian kali Tuhan; aku hanya ingin menjalani hidup tanpa rasa cemas ataupun khawatir. Melepaskan setiap kemelut hati agar segera menyingkir 😐

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s