aboutrespect, Bahagiaitumudah, cerita motivasi, coretanwanita, untuklelaki

Duhai Lelaki, Ingat yah! Wanita Itu Untuk Dihormati Bukan untuk di Maini.

Pagi ini aku bertemu tiga lelaki yang sangat berbeda. Entah memang mereka satu rekan atau hanya kebetulan saja lewat bersama. Yang pasti, pandangan mereka saat melihatku sanggat sulit untukku tafsirkan. Diantaranya seperti dia mau menelanku hidup-hidup pun ada. Aku tidak terlalu memperhatikan siapa mereka, yang jelas keadaan itu membuatku mengingat akan kejadian dulu. Dimana aku lagi lari pagi kemudian ada segerombolan anak remaja yang entah mereka darimana datangnya lalu melintas didepanku dan menggodaku. Sungguh aku tidak suka dengan keadaan seperti itu. Aku tidak pernah merasa bangga dengan itu. Aku malah takut, aku merasa mereka tidak menghormatiku. Dan itu membuatku muak. Aku memang ramah pada sesiapa saja, mampu membawa suasana selalu menjadi ceria. Tapi jauh didalam hatiku, aku melakukan itu untuk menutupi rasa malu. Sifat yang memang sudah semula jadi dari seorang wanita. Memang bisa kumengerti jika mereka hanya iseng atau jaim, namun lumrah seorang manusia. Dan aku tergolong dari banyaknya manusia biasa yang Tuhan cipta. Tapi aku sadar, aku tidak seharusnya menilai orang dari luar/dari apa yang aku lihat saja. Toh hati manusia tiada yang tau hmmm.

Lanjut kecerita tadi pagi. Aku melajukan langkah kakiku masuk kedalam mini market yang memang itu tempat tujuanku sedari tadi. Kedalam tempat dimana tiga lelaki itu pun masuk sebentar tadi. Aku mencoba secuek mungkin memamerkan memek muka yang mungkin kalau di film-film si antagonis haha galak bener ya. Ah peduli Apa, yang terpenting mereka tidak macam-macam saja padaku. Aku melintas didepan mereka dengan wajah menunduk, tanpa mau memandang kearah mereka. Bukan tidak sudi, hanya saja aku malu dan rimas. Apalagi jika pandangan mata mereka juga mengikuti setiap langkah kakiku. Rasanya sesak. Ruangan yang besarnya lebih dari rumah bossku itu menjadi pengap tiba-tiba 😑

5 menit setelah aku selesai mengambil semua barang-barang yang mau ku beli. Kini giliranku untuk mengantri dikasir. Dan jangan tanya yang ngantri bersamaku itu siapa. Iya mereka bertiga tadi. Dengan lelaki yang berbaju merah melihat kearahku dari atas sampai bawah berulang-ulang kali. Entah apa-apalah yang dia perhatikan dari diriku. Pakaianku kah? Hingga aku berfikir mungkin ada lobang atau jelek. Atau mukaku? Yang tadi aku lupa belum pakai sun-blok Karena terlalu terburu-terburu. Aish apalah aku ini. Kalau ada yang salah dengan diriku pun peduli apa sama lelaki ini. Lagi-lagi aku bermonolog sendiri. Iya pokoknya mati rimas sajalah aku dibuatnya. Pengin cepet-cepet keluar dari keadaan itu. Biarpun aku tahu teman dia sudah keluar sebentar tadi. Setidaknya dia tidak seperti temanya yang “sangau” ini. Gumamku dalam hati.

Selang beberapa detik silelaki kedua pergi mengikuti silelaki pertama, kini giliranku untuk membayar. Aku sengaja menggunakan bahasa mandarin agar lelaki yang berdiri tepat disampingku ini tau yang aku ini bukan “wanita biasa”. Yang lebih tepatnya agar dia bisa lebih menghormati siapa aku. Dan aku lihatpun dia seperti diam dari memerhatikanku. Setelah pembayaran selesai, aku pikir bebanku telah habis. Namun sejarak aku keluar dari mini market itu, lelaki yang tadi keluar sebelum aku tepat berada didepanku. Aku mencoba memasang muka cuekku lagi dan berlalu tanpa menghiraukan pandanganya yang apalah itu. Lima jarak kaki langkahku, dia bilang; “Bye Manis”.

Hmmm mungkin mereka pikir aku senang mereka berlaku seperti itu. Namun pada hakekatnya itu malah membuatku ilfeel. Lagipun apalah yang sebenarnya lelaki seperti ini yang mereka mau dan fikirkan. Apakah mereka tidak berfikir bahwa tindakanya itu hanya menoreh image jelek pada sekaumnya 😕

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s