tentang sendiri, tentang sepi, tentangrindu

Potret Kisah 

Aku masih disini dengan rindu yang terbuku. Dengan perasaan-perasaan yang mulai menghunus nadiku. Yang kapan saja bisa membunuh hatiku.

Aku mulai merasai tentang kehilangan yang belum sempat kurengkuh. Tentang kebersamaan yang sudah tak bisa kupeluk. Lagi yang seharusnya kubagi hangatnya. 

Tiba-tiba saja sunyi menyapaku. Mengenalkanku pada hampa yang tidak berkesudahan. Sedangkan aku Paling “lugu” dengan segala hal, dan kini pun aku telah termakan. 

“Harus beginikah kesudahanya?” “Mungkin memang inilah akhirnya.” Tanyaku pada semesta selalunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s