anak rantau, inspirasi, inspirations

Kisah Perantau

Mengingat kata merantau, memang selalu membuat hatiku bercampur baur. Ada senang, bahagia, jengkel, marah, sedih, kecewa bahkan masih banyak lagi yang lainya. Iya yang seperti kalian tahu juga, memang tidak mudah untuk melalui semuanya. Apalagi jika kita baru ingin merantau. Tidak nangis pengin balik dimalam pertama sampai malam ke tujuh atau kesebulan aja udah bagus banget. Iya syukur-syukur nggak nyampai berbulan-bulan lah ya nangis didalam toilet dan dibawah bantal.

Intinya selalu percaya saja. Bahwa semua pasti akan baik-baik saja. Dan ingatlah selalu tujuanmu ketika merantau. Agar bisa menghilangkan kesedihan yang ada dan selalulah semangat. Karena kamu nggak sendiri ko, diluar sana juga banyak. Malah jika kamu buka pintu kamarmu sekarang, kamu akan menemukan mereka yang masih dengan mata sembab dan merah. Iya sama kaya kamu; rindu keluarga dan kampung halaman.

Sebagai perantau, saya akan mencoba berbagi tips sedikit disini. Mudah-mudahan saja berguna. Dan bagi kalian yang ingin atau baru mau merantau bisa lebih tahu akan konsekuensinya. Agar bisa jaga diri, bawa diri dan mawas diri diperantauan. Yuk langsung geser saja layarnya kebawah, jangan cuma dipelototin 😁 ✌

Yang Harus Anak Rantau Tahu

Momen perjalanan atau kesempatan menjelajah tempat-tempat baru memang menempa pribadimu. Berbagai pengalaman dan pelajaran bisa didapat saat kamu berani meninggalkan kampung halaman, pergi merantau ke kota lain atau negeri orang.

Merantau itu bukanlah perkara sederhana. Banyak hal yang harus dipikirkan matang-matang sebelum akhirnya mantap memilih pergi. Di perantauan, berbagai tantangan pun sudah menanti untuk dihadapi. Dan keputusan inilah yang bisa jadi mengubah arah hidupmu. Membuat berbagai perubahan di setiap sisi kehidupanmu. Karena disanalah kita dilatih untuk hidup sendiri  tanpa siapapun. Yang biasanya manja, apa-apanya minta sama keluarga. Kamu tidak akan lagi bisa melakukanya.

Memang terdengarnya kasar si. Tapi iya begitulah adanya. Kalau saya mau berbagi yang baik-baiknya saja, yang ada kamu-kamu semua nanti akan menyalahkan saya jika terjadi apa-apa. Kan nggak lucu.

MANDIRI

Hidup merantau itu memang nggak gampang, selain kita melakukan apa-apanya sendiri. Kita juga dituntut untuk bisa mandiri. Mandiri dalam keuangan; mandiri dalam pergaulan; mandiri dalam menjaga diri dan pastinya mandiri dalam mengatur kesehatan. Karena kalau bukan kamu, itu siapa lagi?

BEBAS

Namun biarpun begitu, hidup diperantauan juga ada enaknya ko. Kamu akan merasakan kebebasan yang sebenarnya. Bebas berbuat, bebas bergaul, bebas memilih dan bebas semua yang ingin kamu lakukan tanpa larangan dari siapapun. Iyalah, dulu kamu sering kesal ketika tak diperbolehkan pergi camping dengan teman-teman sekelasmu. Kamu pun merasa tak terima ketika dilarang punya pacar oleh orang tua, sedangkan teman-teman sebayamu hampir semuanya sudah punya pasangan.

Ketika akhirnya hidup sendiri di perantauan, makna kebebasan tak lagi terdengar sederhana. Tapi bukan berarti kamu bisa melakukan segala hal apapun bisa dengan seenaknya. Sebab kamu juga harus mengerti bahwa segala yang kamu lakukan harus bisa dipertanggungjawabkan. Meski tinggal sendiri dan bebas melakukan apa saja, kamu juga harus bisa selalu baik-baik saja dimanapun dan kapanpun.

RINDU

Hmmm kata-kata ini nih yang paling membuat saya 3L. Lemah, Lunglai dan Letih. Yup, dalam merantau perasaan ini akan menjadi makananmu sehari-hari. Bahkan juga cemilanmu setiap jam. Dari rindu dengan keluarga, pacar, sahabat, makanan, minuman bahkan sampai kamar tidur. Memang sudah nggak terdengar janggal si ya bagi kita-kita anak perantau. Tapi bagi mereka yang baru mau merantau. Kamar mandi, kamar, bantal bahkan foto itu akan menjadi bulan-bulanan sasaran mereka untuk melampiaskan rasa rindunya. Iya yang menangislah, ngomong sendirilah, ngingolah. Iya pokoknya masih banyak yang lainya lah Perasaan-perasaan dan hal-hal pelik yang bakal kamu rasain dan jumpa. Apalagi kalau abis kena marah dari atasan hmmm rasanya pengin pulang saja kepangkuan Mamah dan nangis semau-maunya 😣 Tapi kamu nggak selebay itu dong ya. Sebab kamu tahu kena marah bukanlah akhir dari segalanya.  Just be calm and believe that you can do it 😊

Nah itu adalah sharingan dari saya. Semoga saja dapat dipahami. Tenang! Tidak usah takut. Didunia ini memang tidak ada yang namanya selalu bersama. Sebab memang akan ada saatnya dimana kamu harus meninggalkan/ditinggalkan. Lagipun sepertimanapun dan sebagaimanapun kehidupan diperantauan, semua sudah pasti ada nikmat dan hikmatnya. Jadi nggak usah takut, karena rasa takut itu hanya akan melemahkanmu. Selalulah percaya. Bahwa selama kita mempunyai keniatan yang baik, insya Allah hasilnya juga pasti baik. Karena Tuhan itu nggak pernah tidur. Dan Tuhan akan selalu ada untuk kita. 

Note: Never worried for something that you’ll do it alone. Because there’s always a first time in everything we do 😍

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s