dairy, puisi

Terbiar Sepi

Banyak ketakutan-ketakutan dalam hidupku, yang tidak banyak orang tahu. 
Aku yang selalu berjuang sendiri, yang lupa bagaimana caranya untuk bergantung. Tidak mudah jika harus memulai kembali.

Semua luka yang sudah mulai kulupa, setiap peristiwa yang hampir musnah.

Aku, rasanya sudah tak mampu jika harus memulai semuanya lagi. Rasanya hanya ingin seperti ini. Begini dengan cara bahagia yang kubisa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s