aboutlove, Catatanku, dairy, masalalu, puisi

Aku Yang Pernah Mencintaimu Begitu Dalam

Dulu, pernah kukatakan padamu untuk memilih pasangan yang benar-benar mencintaimu, bukan? Tapi aku selalu mengelak setiap kau marah dengan sikapku yang itu.

Hanya Tuhan saja yang tahu perasaanku.

“Aku tidak suka” Itulah katamu.

Namun, aku tahu semua memang tinggal menunggu waktunya saja. Perihal meninggalkan dan ditinggalkan itu memang sudah menjadi ketetapanNya.

_

Bila kau merindukanku atau pernah sekali saja memikirkanku. Barangkali itu bukan kebetulan
Barangkali saja, itu memang waktumu untuk mengenang kita, yang tak seharusnya dilupakan.

Atau barangkali, aku memang sosok yang tak perlu kau gantikan. Sama seperti yang kadang aku fikirkan. 

Bila suatu saat pasanganmu bertanya perihal aku, jawablah dengan jujur
Bahwa dulu pernah ada seseorang yang begitu dalam mencintaimu 

Ia begitu tulus, sampai rela melepasmu karena ingin kau lebih berbahagia dibandingkan saat sedang bersamanya

Katakanlah padanya, bahwa aku akan mengutuknya menjadi apapun, bila ia sampai menyakitimu. 

Sampaikan padanya, bahwa ia boleh cemburu pada sosokku. Namun tak perlu khawatir yang kau akan kembali padaku.

Karena seperti yang semua orang tahu, kau pria yang setia yang tidak gampang tumbang hanya karena Masa lalu. Meskipun itu aku. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s