Kumpulan kata2 bijak cinta menyentuh hati

Seandainya ini cinta, aku takan berharap banyak,
Karena aku sadar siapa driku.

Rasa ini selalu penuh dengan harapan,
Walau meski harapan itu tiada.
Tapi keyakinan itu mnguatkan aku untuk selalu menunggu.

Mencintai itu takan pernah cukup jika kita hanya berdiam diri saja,
cobalah untuk menunjukan agar dia tau. Bahwa ada seseorang yang mncintainya dengan sepenuh hati.
Walau pahit hasilnya, tapi akan manis rasanya jika kita menerima semuanya dengan lapang dada ☺

Rasa ini takan pernah hilang, walau jarak memisahkan kita.
Di setiap rindu yang datang menguatkan aku pada rasa itu, karena aku mncintaimu seutuhnya bukan sebutuhnya.

ketika aku tidak terlalu memperdulikanmu, itu bukan karena aku sudah tidak mencintaimu.
Tapi karena aku tersingkir dari orang-orang  yang lebih menyayangimu ❤

Aku mencintaimu tak pernh berfikir bagaimana caranya aku bisa bersamamu, tapi aku berfikir bagaimana aku bisa membuatmu bahagia sa’at kau  bersamaku.

Ketika hubungan mulai goyah, terkadang kita  lupa bagaimana untuk memperbaikinya. Malah mencari yang lain untuk mengisi kekosongan.
Percayalah..!
jika dia memang cinta sejatimu, takan lari kemana walau sebasar apapun coba’anmu.

Andai dia yang terkasih telah berubah, jangan bertanya kenapa dia, tapi berintropeksilah! karena terkadang apapun yang kau alami itu, tidak semua berpunca dari dirinya, melainkan dari dirimu sendri.

Menunjukan ketulusan dalam mencintai bukan bagaimna anda memanggilnya dengan panggilan Sayang, Beb or Honey.
Tapi lebih kepada bagaimna anda mengerti dan memahaminya.

Jika dia seseorang yang kamu cintai tiba-tiba berkata manis padamu, itu bukan karena dia sudah sedia membuka hatinya untukmu.

Melainkan, karena dia sedang merasa bosen dengan yang lain.
Jadi berhati-hati lah!

Akan ada sa’atnya aku pergi dari hidupmu, bukan karena aku lelah untuk selalu membuatmu sadar akan hadirku.
Tapi karena aku tau, bahwa kepergianku adalah yang terbaik untuk hidupmu.

Kamu tak pernah tanya
kenapa aku sedih Kamu juga tak pernah tanya
mengapa  aku diam

Jadi sa’at aku pergi nanti, jangan pernah kau tanya kenapa or mengapa dengan kepergianku.
Karena sikapmu sendirilah, yang memaksaku.

Aku terima sekarang kau bahagia di atas kesakitanku, tapi jika nanti aku berubah sikap kepadamu.
Itulah waktunya kau menerima!