Kumpulan Puisi cinta galau

sebelumnya rasa ini tak pernah ada, tapi setelah dia pergi, kini aku membutuhkanmu!

kau yang selalu ada untukku, menemani hariku dengan suka dukaku. Salahkah jika sekarang aku mencintaimu? jika kau sendiri yang telah membuka hatiku itu.

dalam sedihku, kau selalu membuat tawa, dan aku pun bahagia bersamamu!

jangan salahkan aku, jika aku mencintaimu. Karena hadirmu lah yang memaksaku, untuk melakukanya.

Aku benci perubahanmu. Aku benci kecuekanmu. Karena semua itu, sungguh, sungguh menyiksaku.ūüėĘ

Jika hadirmu untuk pergi, lalu untuk apa cinta ini bersemi?

Mungkin aku terlalu mencintaimu, hingga pikiran dan hatiku tak bisa lagi berhenti memikirkanmu!

Kau & aku tak selalu bersama.
dalam setiap perbeda’an,
semua memberi bekas.
Luka dan air mata,
untukku biasa.

Dalam diamku, aku merindukanmu!

Kau.., 
adalah orang yang kucinta dari yang tersayang. 
Hadirmu.., 
membuatku ingin selalu menjadi yang terbaik dalam apapun untukmu. 
Ketiada’anmu..,¬†
adalah sedihku yang tak berujung meski waktu berhenti sekalipun. 

Aku memang hanya kekasihmu, yang mungkin bukan termasuk daftar orang penting dalam hidupmu. 
Tapi kekhawatiranku, melebihi dari apapun yang biasa kau temui disenja hari. 
Kesibukanmu.., 
yang selalu membuatku merasa sepi, tak pernah membuatku jenuh menunggu kabarmu. 
Pekerja’anmu..,¬†
yang beresiko besar itu, juga membuatkan aku selalu was-was disetiap jam yang ada.
Seakan semuanya terasa lama kulalui. 

Apakah Kau tau betapa besar aku mencintaimu? hingga aku tak bisa menghapus hadirmu dalam ingatanku. 
Apakah Kau juga tau betapa sakitnya aku setiap menahan gejolak rasa yang ada?untuk tidak selalu berfikir negative akan ketiada’an kabarmu.¬†
Pernah juga nggak si? kamu memikirkan aku walau itu cuma sekilas?
apapun dan bagaimanapun sikapmu padaku, Aku masih setia mencintaimu ‚ėļ

Harus dengan apa lagi aku bicara padamu, agar Kau mengerti akan rasaku. 
Begitu bencinyakah Kau padaku? 
Hingga Kau selalu membuat aku merasa tertanya-tanya sendiri?
Jika selalu begini keada’anya.¬†
Lalu bagaimanakah kelanjutan kisah ini?
Apakah memang harus sampai disini?
Ataukah masih ada pelangi disenja sore yang bisa kulihat?

Aku tidak tau apa yang aku rasakan tentangnya. 
Dia pacarku tapi aku tidak merasa cinta, dia kekasihku tapi aku tidak punya rasa. Semua bagai mainan, tapi memang itu 
nyata. 

Aku dan dia terikat dalam sebuah hubungan yang dinamakan “pacar”¬†
Tapi tidak untuk hati yang mempunyai “cinta”¬†

Kenapa harus ada perdebatan disetiap obrolan? 
Apakah aku yang terlalu ego? 
Ataukah memang sudah seharusnya seperti itu! 
Seakan Aku melihat tapi tak mengerti. 
Seakan Aku membaca tapi tak memahami. 
Andainya jalan cerita memang semua seperti itu, 
Mungkin sudah waktunya juga, untuk aku bisa mengendalikan sadarku.

Kenapa Kau diam saja? 
Jawablah! 
Aku menunggu. 

Kenapa Kau tak menyapaku hingga kehari ini? 
Padahal aku merindu. 
Apakah benar tiada harapan untukku lagi bersamamu?
Jika memang benar itu adanya. 
Mungkin sudah sa’atnya untuk aku MOVE ON!¬†

Kau yang membuat luka 
Kau juga yang membuat ingat! 

Luka itu ternyata tak cukup untuk menjadi modal melupakanmu.
Agaknya saya ini memang 
Sungguh cintalah pada awak. 

Ragu menyapa 
Rindupun bertandang! 

Aku kira setelah luka itu, 
Rasa ini telah mati. 
Ternyata aku salah 
For you… I love you!¬†

Setelah sekian lama kucoba lupakan 
Ternyata Ku masih merindukanmu. 
Mungkin benar kata hatiku, 
Jika aku masih mencintaimu! 

ini adalah kumpulan puisi cinta galau saya yang pertama. Semoga bermanfa’at buat pecinta wordpress!